ASURANSI PERJALANAN, SEBETULNYA SIA-SIA ATAU PERLU?

03 Sep
2015

Jujur saja terkadang kita ketika diharuskan untuk membeli asuransi perjalanan sebagai salah satu syarat dari pembuatan visa, misalnya Schengen, merasa keberatan karena artinya kita harus mengeluarkan sejumlah uang dan menambah budget, betul tidak? Hayo ngakuuuu!

Sebelum ini, saya sendiri pernah membeli dua kali asuransi perjalanan namun tidak terpakai karena tidak terjadi ketidaknyamanan saat perjalanan, jadi seperti terasa sia-sia sebetulnya. Namun perjalanan saya yang lalu, ketika berlibur ke China, koper seorang teman saya pecah bagian roda! Padahal tas tersebut baru saja dibeli. Koper saya sendiri mengalami keretakan di bagian dekat roda. Susahnya, pada saat itu kita tidak mempunyai asuransi perjalanan, pihak maskapai pun tidak mau mengganti karena kita tidak membeli asuransi yang diterbitkan oleh maskapai tersebut. Nah, jika begini terasa perlunya membeli asuransi kan?

Berkaca kepada kejadian tersebut akhirnya ketika saya akan melakukan perjalanan yang lebih jauh, negara-negara yang cukup mahal, durasi perjalanan yang lebih lama, akhirnya saya merasa sepertinya saya perlu untuk membeli sebuah asuransi perjalanan. Pertimbangan saya karena adanya kemungkinan bagasi saya tertinggal karena kelalaian maskapai, kerusakan bagasi, delay pesawat, sakit dan kecelakaan, dan karena semua perjalanan tersebut saya hanya pergi dengan seorang teman, asuransi dapat menolong karena banyak sekali perusahaan yang sudah bekerja sama dengan rumah sakit untuk menerima pasien dengan hanya menunjukkan kartu bukti asuransi

Untuk mempermudah, polis bisa diterbitkan dan dikirimkan secara online.
Untuk mempermudah, polis bisa diterbitkan dan dikirimkan secara online.

Setelah melihat planning dari beberapa asuransi perjalanan yang berbeda akhirnya saya membeli asuransi dari AIG atau Chartis seharga $127.5 untuk durasi 1 tahun berlaku untuk seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, karena saya akan melakukan perjalanan kesana Oktober 2015 nanti. Mengapa pilihan saya jatuh pada perusahaan ini? Sekilas serba-serbi mengenai asuransi perjalanan yang mana saya sendiri belum mengenal secara detail karena biasa hanya membeli saja tanpa bertanya secara detail:
– Harga. Harga dari sebuah asuransi perjalanan ditentukan oleh durasi perjalanan, area yang menjadi tanggung jawab dan jumlah nominal klaim yang diminta. 2 perjalanan besar yang akan saya lakukan pada saat itu adalah Jepang selama 12 hari dan Amerika Serikat selama 45 hari, jika saya membeli terpisah, maka total yang harus saya bayar adalah $125, jadi saya memutuskan untuk mengambil yang tahunan saja, semua perjalanan saya internasional dan domestik (dengan jarak minimal tertentu dari tempat tinggal) akan ditanggung oleh pihak asuransi.
– Pada bagian syarat masa tunggu akibat terjadi penundaan perjalanan dan keterlambatan bagasi, setiap perusahaan menetapkan waktu yang berbeda. AIG menentukan penggantian dengan masa tunggu setiap 6 jam, sedangkan ada perusahaan lain yang menetapkan 8 jam. Tentu saja saya mencari yang sependek mungkin agar bisa mendapatkan penggantian jika mungkin.
– Penggantian terhadap perampokan rumah pada saat berpergian, biaya penggantian kehilangan uang tunai saat perjalanan tentu saja menjadi fasilitas lebih sesuai dengan harga premi polis. Pada polis saya, saya tidak memilih opsi ini karena menurut saya pun sangat susah untuk meminta penggantian akan hal-hal ini. Pengurusan akan memakan waktu lebih lama.

Perjalanan saya ke Jepang pada Juli 2015 tadinya mulus saja, namun ternyata kejadian dimana koper saya pecah di bagian roda terjadi lagi! Sedikit merasa beruntung karena terjadi disaat kepulangan dan sudah mendarat di Jakarta. Pasti capai sekali untuk menarik koper yang tidak berbentuk seperti seharusnya keliling Tokyo. Ergonomis sebuah koper itu penting sekali hehe! Kali ini saya tidak begitu panik, dongkol atau marah-marah, saatnya saya menggunakan asuransi perjalanan saya! Dengan kalem saya melenggang ke kantor maskapai yang bersangkutan.

Foto dengan jelas dimana kerusakan terjadi.
Foto dengan jelas dimana kerusakan terjadi.

Yang saya lakukan pertama kali adalah menelepon customer service dan menanyakan dokumen apa saja yang saya butuhkan. Saya diharuskan melapor ke maskapai dan membuat surat pernyataan resmi dari mereka, kemudian mengisi formulir klaim. Formulir ini memang sebaiknya dibawa kemana saja saat traveling, jika terjadi sesuatu bisa langsung diisi. Jangan lupa menyimpan formulir klaim di email, jika kurang atau tertinggal bisa dengan segera di cetak ulang.

Untuk pengajuan klaim ini, berikut berkas-berkas yang diperlukan:
1. Formulir klaim yang sudah diisi lengkap sesuai dengan detail kejadian.
2. Fotokopi polis asuransi perjalanan.
3. Surat laporan dari maskapai/perusahaan pengangkutan yang kita gunakan.
4. Fotokopi boarding pass.
5. Foto dari kerusakan benda yang akan kita ajukan klaim, dalam kasus saya tas koper.
6. Tiket pulang pergi, terutama kapan meninggalkan Indonesia, dan kapan kembali ke Indonesia. Hal ini sehubungan dengan peraturan maksimum 90 hari meninggalkan Indonesia untuk setiap kali berpergian. Tiap perusahaan asuransi mungkin menetapkan peraturan yang berbeda. Saya lengkapi dengan bukti fotokopi stempel paspor saya.
7. Fotokopi paspor.
8. Nota asli pembelian barang yang diajukan klaim. Jika hal ini tidak ada maka penafsiran harga barang tersebut dilakukan oleh pihak asuransi. Kebetulan nota saya masih ada.
9. Bukti penggantian dari maskapai jika ada.
10. Perincian dari bagasi yang rusak (merk/type, harga, bulan/tahun pembelian)

Nah, kadang yang menjadi pertanyaan kita sebagai nasabah, berapa lamakah proses klaim ini? Well, teman-teman saya yang budiman, saya tidak akan berbohong memang tidak cepat prosesnya hehe! Mari kita resapi prosesnya (duilehhh!!!) bersama-sama!
* Jangka waktu dari menyerahkan berkas hingga diterima dan diinvestigasi oleh perusahaan asuransi adalah 2 minggu. Apakah sebanyak itu yang antri klaim? Belum tentu, tapi dari agen yang saya tanyain setiap hari sampai bosan, inilah prosedur yang sudah ditetapkan. Saya mendapat sms setelah kurang lebih 2 minggu dengan pernyataan berkas saya akan diproses dan diberi nomer referensi klaim.
* Masih bertanya-tanya apakah klaim saya disetujui atau tidak, akhirnya setelah 2 minggu saya mendapatkan email bahwa klaim saya disetujui. Horeeeee!!!! Tapi perincian yang saya terima tercantum depresiasi alias penurunan nilai barang sebesar 10%. Memang logikanya yang rusak ini barang yang sudah bekas atau telah terpakai beberapa bulan, tidak akan diganti seharga baru. Sedikit jengkel ketika saya tanyakan kepada agen saya perihal ini, dia jawab yah memang begitu, normal kok. Ah, kenapa tidak bilang dari awal sih? Tapi yah sudahlah, bersyukur bisa beli koper baru hihi!
* Eits, uang tidak langsung dikirim loh! Ketika saya menerima email dari mereka, tertulis uang akan ditransfer dalam waktu maksimal 7 hari kerja. Akhirnya saya menerima email lagi dari pihak AIG bahwa uang sudah dikreditkan ke dalam akun saya 4 hari berikutnya. Not bad!

Jadi apakah anda masih berpikiran bahwa asuransi perjalanan sebetulnya tidak berguna? Memang apa yang terjadi di masa depan kita tidak ada yang tahu, tapi tak ada salahnya sedia payung sebelum hujan, karena saat hujan terjadi yang jualan payung belum tentu nongol hehe!

Osaka Castle dengan latar belakang langit biru cerah! Pemandangan yang indah sekali.
Osaka Castle dengan latar belakang langit biru cerah! Pemandangan yang indah sekali.

Tetap happy traveling teman!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *